Tampilkan postingan dengan label MIKROTIK. Tampilkan semua postingan






A. PENDAHULUAN

 Assalammualaikum wr.wb.
kali ini saya mau berbagi ilmu tentang bagaimana cara mengkonfigurasi routing menggunakan BGP.

B. PENGERTIAN


 BGP adalah sebuah protokol routing untuk pertukaran informasi antar autonomous system. autonomous system merupakan sebuah jaringan atau kelompok jaringan berada pada satu administrasi jaringan . BGP digunakan untuk pertukaran informasi routing untuk Internet dan merupakan protokol yang digunakan antar penyedia layanan Internet ( ISP ). Jaringan pelanggan, seperti perguruan tinggi dan perusahaan, biasanya menggunakan sebuah Interior Gateway Protocol (IGP ) seperti RIP atau OSPF untuk pertukaran informasi routing dalam jaringan mereka. Pelanggan terhubung ke ISP , dan ISP menggunakan BGP untuk bertukar pelanggan dan ISP rute . Ketika BGP digunakan antara sistem otonom ( AS ), protokol ini disebut sebagai BGP Eksternal ( EBGP ) . Jika penyedia layanan menggunakan BGP untuk bertukar rute dalam suatu AS , maka protokol disebut sebagai Interior BGP ( IBGP ) .


C. LATAR BELAKANG

Apabila kita berlangganan internet biasanya Provider Internet (ISP) mempunyai sebuah layanan untuk memisahkan jalur atau gateway antara koneksi internet Internasional dan OpenIXP. Dengan cara ini para customer dapat dengan mudah untuk melakukan management bandwith untuk akses kedua jalur tersebut. Biasanya metode yang sering digunakan adalah dengan BGP Peer.

BGP (Border Gateway Protocol) adalah salah satu jenis protokol routing yang berfungsi untuk mempertukarkan informasi antar Autonomous System (AS). BGP ini merupakan sebuah Dinamic Routing dan pada mikrotik sendiri terdapat beberapa macam fitur dinamic routing selain BGP seperti OSPF dan RIP. Untuk pertukaran informasi BGP ini memanfaatkan protokol TCP sehingga tidak perlu lagi menggunakan protokol jenis lain untuk mengangani fragmentasi, retransmisi, acknowledgement dan sequencing.
Mengapa BGP?
BGP memiliki kemampuan untuk mengontrol dan mengatur trafik-trafik dari sumber berbeda di dalam network multi-home (tersambung ke lebih dari 1 ISP/Internet Service Provider). Tujuan utama BGP adalah untuk memperkenalkan kepada publik di luar network (upsteram provider atau peer) tentang rute atau porsi spasi address yang dimiliki dengan “meminta izin” membawa data ke suatu spasi address tujuan (meng-advertise).
Salah satu kelemahan yang mungkin dihadapi oleh BGP routing adalah ia mempublikasikan rute yang tidak diketahui bagaimana cara mencapainya. Ini dinamakan black-holing, yaitu melakukan advertise, atau meminta izin untuk membawa data, tetapi beberapa bagian spasi address adalah milik orang lain, akibatnya proses advertise malah menyulitkan.




D. MAKSUD DAN TUJUAN
  • untuk mengetahui cara konfigurasi routing BGP serta fitur" apa saja yang ada didalam BGP.

E. ALAT DAN BAHAN
    • 2 Laptop
    • 2 routerboard
    • kabel utp
    • winbox
    • sumber internet
F. PROSES DAN TAHAPAN

1. konfigurasi router 1
  • Pertama buka aplikasi winbox
  • kemudian  konneksikan router ke internet.
  • jika sudah terhubung , kemudian masuk ip address -- buat ip address yang terhubung ke router yang kedua.


  • selanjutnya masuk ke routing -- pilih bgp -- interfaces -- double klik default -- di name ( nama default ) --  AS ( diisi terserah ,maksimal bbesarnya 65530) -- apply -- ok.


  • kemudian klik menu -- BGP peer -- remote address ( diisi dengan ip yang terhubung ke router yang kedua. ) -- di remote AS ( diisikan terserah maximal 65400 , maxsimal besarannya 65530 ) -- apply -- ok.

  • setelah itu masuk kemenu networks -- network ( diisikan dengan ip router  si router 2) -- apply -- ok.

  • berikutnya , buka  new terminal coba test ping 10.10.10.64 ( ip public si router 2).

  • jika sudah berhasil di ping terminal winbox , kemudian ping dengan menggunakan terminal laptop dengan mengetik ip public si router 2 ( ping 10.10.10.64 )


  •  jika sudah berhasil , langkah yang terakhir adalah meremote router si router 2 , dengan cara mengetik ssh admin@10.10.10.64 ( ip public si router). nah semisal tidak bisa menggunakan ssh  maka bisa menggunakan telnet . dengan cara ketik telnet 10.10.10.64 ( ip public si router 2 ).




2. Konfigurasi  2

  • pertama masuk ke winbox
  • kemudian koneksikan router ke internet, jika sudah terhubung , selanjutnya buka ip address buat ip yang terhubung ke router 1. 
 
  •  selanjutnya masuk ke routing -- pilih bgp -- interfaces -- double klik default -- di name ( nama default ) --  AS ( diisi terserah ,maksimal bbesarnya 65530) -- apply -- ok.


  •  kemudian klik menu -- BGP peer -- remote address ( diisi dengan ip yang terhubung ke router yang pertama. ) -- di remote AS ( diisikan terserah maximal 65435 , maxsimal besarannya 65530 ) -- apply -- ok. 
 


  •  setelah itu masuk kemenu networks -- network ( diisikan dengan ip router  si router 1) -- apply -- ok.

  • berikutnya , buka  new terminal coba test ping 10.10.10.74 ( ip public si router 1). 
 


  • jika sudah berhasil di ping terminal winbox , kemudian ping dengan menggunakan terminal laptop dengan mengetik ip public si router 1( ping 10.10.10.74 )

  •   jika sudah berhasil , langkah yang terakhir adalah meremote router si router 1, dengan cara mengetik ssh admin@10.10.10.74 ( ip public si router). nah semisal tidak bisa menggunakan ssh  maka bisa menggunakan telnet . dengan cara ketik telnet 10.10.10.74 ( ip public si router 1 ).


  •  selesai............
G. KESIMPULAN

Dengan adanya BGP, router dapat melakukan pertukaran rute dari dan ke luar jaringan lokal Auotonomous System (AS). BGP mempunyai skalabilitas yang tinggi karena dapat melayani pertukaran routing pada beberapa organisasi besar. Oleh karena itu BGP dikenal dengan routing protokol yang sangat rumit dan kompleks.



H. REFERENSI
http://www.mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=170

KONFIGURASI ROUTING BGP


A. PENDAHULUAN

 Assalammualaikum wr.wb.
 pada kesempatan kali ini saya mau sharing ilmu tentang bagaimana cara untuk konfigurasi  routing dengan mengggunakan ospf.

B. PENGERTIAN

     Open Shortest Path First (OSPF) adalah sebuah protokol routing otomatis (Dynamic Routing) yang mampu menjaga, mengatur dan mendistribusikan informasi routing antar network mengikuti setiap perubahan jaringan secara dinamis. Pada OSPF dikenal sebuah istilah Autonomus System (AS) yaitu sebuah gabungan dari beberapa jaringan yang sifatnya routing dan memiliki kesamaan metode serta policy pengaturan network, yang semuanya dapat dikendalikan oleh network administrator.

C. LATAR BELAKANG

 Pada OSPF dikenal sebuah istilah Autonomus System (AS) yaitu sebuah gabungan dari beberapa jaringan yang sifatnya routing dan memiliki kesamaan metode serta policy pengaturan network, yang semuanya dapat dikendalikan oleh network administrator. Dan memang kebanyakan fitur ini diguakan untuk management dalam skala jaringan yang sangat besar. Oleh karena itu untuk mempermudah penambahan informasi routing dan meminimalisir kesalahan distribusi informasi routing, maka OSPF bisa menjadi sebuah solusi.
OSPF termasuk di dalam kategori IGP (Interior Gateway Protocol) yang memiliki  kemapuan Link-State dan Alogaritma Djikstra yang jauh lebih efisien dibandingkan protokol IGP yang lain. Dalam operasinya OSPF menggunakan protokol sendiri yaitu protokol 89.
Cara Kerja OSPF
Berikut adalah sedikit gambaran mengenai prinsip kerja dari OSPF:
  • Setiap router membuat Link State Packet (LSP)
  • Kemudian LSP didistribusikan ke semua neighbour menggunakan Link State Advertisement (LSA) type 1 dan menentukan DR dan BDR dalam 1 Area.
  • Masing-masing router menghitung jalur terpendek (Shortest Path) ke semua neighbour berdasarkan cost routing.
  • Jika ada perbedaan atau perubahan tabel routing, router akan mengirimkan LSP  ke DR dan BDR melalui alamat multicast 224.0.0.6
  • LSP akan didistribusikan oleh DR ke router neighbour lain dalam 1 area sehingga semua router neighbour akan melakukan perhitungan ulang jalur terpendek.
D. MAKSUD DAN TUJUAN

 untuk management dalam skala jaringan yang sangat besar. Oleh karena itu untuk mempermudah penambahan informasi routing dan meminimalisir kesalahan distribusi informasi routing, maka OSPF bisa menjadi sebuah solusi.

E. ALAT DAN BAHAN
  • 2 Laptop
  • 2 routerboard
  •  kabel utp
  • winbox
  • koneksi internet

F. PROSES DAN TAHAPAN

 1. Konfigurasi pada laptop 1

  • pertama  masuk winbox , kemudian konneksikan router ke internet
  • selanjutnya buat ip address untuk yang dari router 1 ke router 2 ( dua"nya harus sama ). 
  • kemudian masuk routing -- pilih OSPF  -- instances -- general -- di  redstibute connection routers pilih as type 1



  • kemudian masuk ke networks -- network nya ( diisikan dengan ip public si router 2 ) -- apply - ok.

  • selanjutnya buka new terminal ,, coba test ping  ip public si router 2  ( ping 10.10.10.64 ).

  • nah kalau sudah berhasil kemudian ping lagi dengan terminal laptop . 

  • jika semua sudah berhasil , sekarang kita remote si router 2 dengan menggunakan telnet . ( telnet 10.10.10.74 )

  • nahhh sudah berhasil meremote routernya si router 2.


2. Konfigurasi router 2

  • pertama koneksikan router ke internet , jika sudah kemudian masuk ke ip address , buat ip untuk yang tersambung ke router yang pertama.
  • kemudian masuk routing -- pilih OSPF  -- instances -- general -- di  redstibute connection routers pilih as type 1
 


  •  kemudian masuk ke networks -- network nya ( diisikan dengan ip public si router 1) -- apply - ok.
 

  • selanjutnya buka new terminal ,, coba test ping  ip public si router 1  ( ping 10.10.10.74 ).




  •  nah kalau sudah berhasil kemudian ping lagi dengan terminal laptop .

  •  nahhh sudah berhasil meremote routernya si router 1

  • selesai...........

G. KESIMPULAN

 kebanyakan fitur ini diguakan untuk management dalam skala jaringan yang sangat besar. Oleh karena itu untuk mempermudah penambahan informasi routing dan meminimalisir kesalahan distribusi informasi routing, maka OSPF bisa menjadi sebuah solusi.
 sekian dan terima kasih,,,,,, wassalammualaikum wr.wb.


H. REFERENSI

http://mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=154
modul mtcnE 2012

KONFIGURASI OSPF PADA MIKROTIK

 

KONFIGURASI VLAN PADA MIKROTIK


A. PENDAHULUAN

   Assalammualaikum wr.wb.
pada siang hari ini saya mau berbagi cara bagaimana konfigurasi vlan pada mikrotik.

B PENGERTIAN

 Virtual LAN atau disingkat VLAN merupakan sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang dikonfigurasikan (menggunakan perangkat lunak pengelolaan) sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada sejumlah segmen LAN yang berbeda. Vlan dibuat dengan menggunakan jaringan pihak ke tiga. VLAN merupakan sebuah bagian kecil jaringan IP yang terpisah secara logik. VLAN memungkinkan beberapa jaringan IP dan jaringan-jaringan kecil (subnet) berada dalam jaringan switched switched yang sama. Agar computer bisa berkomunikasi pada VLAN yang sama, setiap computer harus memiliki sebuah alamat IP dan Subnet Mask yang sesuai dengan VLAN tersebut. Switch harus dikonfigurasi dengan VLAN dan setiap port dalam VLAN harus didaftarkan ke VLAN. Sebuah port switch yang telah dikonfigurasi dengan sebuah VLAN tunggal disebut sebagai access port.

Sebuah VLAN memungkinkan seorang Administrator untuk menciptakan sekelompok peralatan yang secara logic dihubungkan satu sama lain. Dengan VLAN, kita dapat membagi jaringan switch secara logik berdasarkan fungsi, departemen atau project team .

Keuntungan sebuah VLAN

     Penerapan sebuah teknologi VLAN memungkinkan sebuah jaringan menjadi lebih fleksibel untuk mendukung tujuan bisnis. Berikut ini beberapa keuntungan menggunakan VLAN:
  • Security– Departemen yang memiliki data sensitive terpisah dari jaringan yang ada, akan mengurangi peluang pelanggaran akses ke informasi rahasia danpenting.
  • Cost reduction – Penghematan biaya dihasilkan dari tidak diperlukannya biaya yang mahal untuk upgrades jaringan dan efisiensi penggunaan bandwidth dan uplink yang tersedia.
  • Higher performance – Dengan membagi jaringan layer 2 menjadi beberapa worksgroup secara logik (broadcast domain) mengurangi trafik yang tidak diperlukan pada jaringan dan meningkatkan performa.kjk
  • Broadcast storm mitigation – Dengan membagi sebuah jaringan menjadi VLAN mengurangi jumlah peralatan yang berpartisipasi dalam broadcast storm.
  • Improved IT staff efficiency – Dengan VLAN pengelolaan jaringan lebih mudah, karena user-user dengan kebutuhan jaringan yang sama berbagi VLAN yang sama.
  • Simpler project or application management – Memiliki fungsi-fungsi terpisah mempermudah pengelolaan sebuah project atau bekerja dengan aplikasi khusus.

C. LATARBELAKANG

 Pengunaan teknologi jaringan komputer sebagai media komunikasi data sampai saat ini semakin berkembang. Kebutuhan atas penggunaan bersama resources yang ada dalam jaringan baik software maupun hardware telah mengakibatkan timbulnya berbagai pengembangan teknologi jaringan itu sendiri. Sejalan dengan tingginya penguna jaringan yang berharap maksimal terhadap efisiensi kerja bahkan sampai tingkat kemanan jaringan komputer itu sendiri.
     Latar belakang itulah yang membuat berbagai pihak yang bergelut dibidang jaringan berusaha menyempurnakan jaringan itu sendiri. Dengan memanfaatkan berbagai tekhnik khususnya teknik subnetting dan penggunaan hardware yang lebih baik (antara lain switch) maka muncullah konsep Virtual Local Area Network (VLAN) yang diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih baik dibanding Local area Network (LAN). 

D. MAKSUD DAN TUJUAN

Kegiatan in bermaksud agar kita dapat melakukan konfigurasi VLAN pada Router mikrotik. Sedangkan tujuan dari kegiatan ini dalah untuk menghubungkan antar device yang memiliki VLAN ID yang sama, akan tetapi pembuat VLANnya sudah berbeda device. 


E. ALAT DAN BAHAN

  • 2 laptop
  • 1 mikrotik
  • 3 kabel utp
  • winbox
F. PROSES DAN TAHAPAN

1. konfigurasi server
  • pertama masuk ke winbox
  • kemudian  pastikan server sudah terhubung dengan internet
  • masuk menu interface -- add -- pilih VLAN -- vlan id ( kita isikan sesuai keinginan dengan catatan max besarannya adalah 4000 ) -- interfaces ( diisiikan sesuai port yang tersambung dari router ke komputer client ) -- apply - ok.


  •  buat vlan yang kedua untuk port yang terhubung ke komputer  kita             ( server). vlan id ( diisikan namun harus berbeda besarannyan dengan vlan yug pertama) -- interfaces ( ether yang terhubung dgn komputer server ) -- apply -- ok.


  •  selanjutnya , kita masuk pada fitur bridge -- add -- name ( bridge 1) -- apply -- ok.

 


  •  setelah itu ke port -- add -- interfaces ( ether 1 /. sesuai ether yang terhubung ke internet ) -- apply ok.
        --  port -- add -- intrfaces ( vlan 1 )



        --  port -- add -- interfaces ( vlan 2)


 

  • selanjutnya masuk ke ip routers -- dst address nya ( diisikan dgn ip network milik ether 1/ yang terhubung ke internet.) -- gateway nya ( ether yang terhubung ke router client )



  •  kemudian coba cek ping di terminal winbox.




  •  jika sudah berhasil , selanjutnya kita buat  network connection yang ada di laptop . parent interfaces ( diisikan dhcp )  --- vlan id ( diisikan dengan vlan id yang di server )


 
  •  kemudian klik ipv4 -- method nya pilih dhcp --- save

 

  •  kemudian coba cek buat browsing.






2. konfigurasi client


  • pertama masuk ke winbox 
  •   . Langkah pertama pada komputer client kita menuju ke IP Address ddan cek apakah sudah ada IP untuk masing-masing port, apabila sudah ada berarti konfigurasi yang dilakukan
 

  •   Selanjutnya kita menuju ke Interface, dan pastikan sudah terdapat konfigurasi VLAN.
 

  •   Selanjutnya kita menuju ke Bridge dan pastikan sudah terdapat bridge yang berjalan. 

    

  •  Kemudian masih pada menu bridge kita menuju ke fitur Port dan pastikan seluruh port telah berjalan dengan baik sesuai dengan yang sudah disetting oleh komputer server. 
  


  •  Selanjutnya, kita menuju ke IP Firewall dan masuk pada fitur NAT dan pastikan konfigurasi NAT telah berjalan.
 

  •   Kemudian menuju ke IP Routers dan masuk ke fitur Routers dan pastikan konfigurasi routers telah berjalan.
 



  •  Apabila seluruh konfigurasi telah dicek dan sudah berjalan semua pada komputer client, maka komputer client dapat langsung menuju ke Browser dan dicoba untuk searching apabila berhasil, berarti konfigurasi VLAN yang kita lakukan telah berhasil.
 





G.KESIMPULAN

     Jadi dengan menggunakan konsep jaringan VLAN, jaringan dapat dibagi-bagi berdasarkan grup hal ini akan menjadikan jaringan bisa lebih aman dan bisa termanage dengan mudah oleh seorang administrator jaringan. Hal ini akan mempermudah bagi pekerjaan seorang administrator jaringan dalam melakukan pengecekan dan monitoring clientnya. 
     Selain itu, dengan membuat VLAN ini membawakan banyak keuntungan lain pada sebuah jaringan diantaranya adalah penghematan biaya dalam pembuatan jaringan, meningkatkan peforma, mengurangi broadcast strom, mempermudah pengelolaan jaringan, dan masih banyak lagi.

     Sekian dari saya, mohon maaf sebesar-besarnya jika terdapat banyak kesalahan dalam postingan saya ^-^ 

Wassalamualikum Wr. Wb.


H. REFERENSI 

Ebook Mikrotik MTCNA 2012

KONFIGURASI VLAN PADA MIKROTIK

KONFIGURASI VPN SERVER CLIENT



Assalamu'alaikum Wr.Wb

Pada kesempatan kali ini saya akan melakukan konfigurasi VPN PPTP di MikroTik. Sebelum kita menuju ke konfigurasi lebih baik kita perlu mengetahui apa itu VPN bagi yang sudah tahu langsung saja ke konfigurasi

A. Pengertian
VPN adalah sebuah jaringan komputer dimana koneksi antar perangkatnya (node) memanfaatkan jaringan public sehingga yang diperlukan hanyalah koneksi internet di masing-masing site.
Ketika mengimplementasikan VPN, interkoneksi antar node akan memiliki jalur virtual khusus di atas jaringan public yang sifatnya independen. Metode ini biasanya digunakan untuk membuat komunikasi yang bersifat secure, seperti system ticketing online dengan database server terpusat.

Point to Point Tunnel Protocol (PPTP) Salah satu service yang biasa digunakan untuk membangun sebuah jaringan VPN adalah Point to Point Tunnel Protocol (PPTP). Sebuah koneksi PPTP terdiri dari Server dan Client.
Mikrotik RouterOS bisa difungsikan baik sebagai server maupun client atau bahkan diaktifkan keduanya bersama dalam satu mesin yang sama. Feature ini sudah termasuk dalam package PPP sehingga anda perlu cek di menu system package apakah paket tersebut sudah ada di router atau belum. Fungsi PPTP Client juga sudah ada di hampir semua OS, sehingga kita bisa menggunakan Laptop/PC sebagai PPTP Client.

Biasanya PPTP ini digunakan untuk jaringan yang sudah melewati multihop router (Routed Network). Jika anda ingin menggunakan PPTP pastikan di Router anda tidak ada rule yang melakukan blocking terhadap protocol TCP 1723 dan IP Protocol 47/GRE karena service PPTP menggunakan protocol tersebut.

B. Latar Belakang
Latar belakang dari kegiatan ini yaitu Jaringan sering dianggap adalah sekumpulan komputer yang saling terhubung. Tetapi ternyata dari pengertian tersebut sedikit perlu perbaikan karena komputer yang saling terhubung tersebut tidaklah harus berkumpul, melainkan saling berjauhanpun masih dapat terhubung. Bahkan dapat terhubung kejaringan melewati jaringan yang lain. Oleh karena itu kita menggunakan VPN yang dapat menghubungkan komputer yang jaraknya jauh

C. Tujuan Kegiatan
Tujuan dari kegiatan ini yaitu kita dapat menghubungkan jaringan dengan cara melewati jaringan yang lain untuk mengamankan jalur yang akan digunakan, karena menggunakan jalur private yang sengaja dibuat.

D. Alat dan Bahan

  • PC / Laptop
  • RouterBoard Mikrotik
  • Winbox
E. Proses dan Tahapan

1. konfigurasi vpn server
  • pertama masuk ke winbox
  •  buat konneksi ke internet
  • jika sudah terhubung ke internet, kemudian klik menu ppp -- interfaces -- cheklist enable -- apply-- oke.



  •  selanjutnya klik -- ppp -- profil -- general-- nama ( diisi terserah ) -- local address ( diisi dengan ip public/ ip dhcp kita ) --  remote address ( diisikan dengan ip public si client ). -- apply -- ok


  • setelah itu  masuk ke ppp -- secret -- name ( sesuai profil) -- password           ( terserah ) -- service ( pilih pptp ) -- profils( pilih sesuai nama yg di profil td )  -- apply --oke.

2. konfigurasi vpn client

  • buat konneksi agar terhubung ke internet
  •  kemudian buat connection vpn di network connection ( di laptop ) . caranya klik network connection --pilih  point to point tunneliing             protocol ( pptp  ) --- create.


  • connection name ( diisikan terserah ) -- gateway ( diisika dgn ip public si client ) -- masukan user name dan password yang telah dibuat si server tadi -- kemudian -- save.



  •  kemudian buka winbox di connet to ke ( id public si server ) kemudian connect kan.. jika sudah bisa masuk ke winbox nya si router maka berarti sudah berhasil dan . si client bisa meremote si server.




  •  selesai........
F.  KESIMPULAN

    Kesimpulan dari hasil kegiatan ini yaitu kita dapat terhubung ke Jaringan VPN yang telah kita buat melalui jaringan lain. Bukan hanya terhubung melainkan juga dapat meremote Mikrotik kita. Dan kita dapat mengamankan jalur dalam suatu jaringan kita dapat menggunakan VPN, VPN bersifat secure atau aman dalam mencari jalur private.

G. REFERENSI

 http://www.mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=43













KONFIGURASI VPN SERVER CLIENT

Konfigurasi Routing Static di Mikrotik


A. PENDAHULUAN
Assalamualaikum Wr Wb
Kali ini saya ingin share tentang Cara Konfigurasi Routing Statik di Mikrotik


Konfigurasi Routing Statik di Mikrotik 
 
1. Pengertian
Routing Static adalah sebuah router yang memiliki tabel routing statik yang di setting secara manual oleh para administrator jaringan. Routing static pengaturan routing paling sederhana yang dapat dilakukan pada jaringan komputer.
2. Latar Belakang
Routing static adalah router yang memiliki kabel routing statis yang settingannya diatur oleh administrasi jaringan secara manual.
3. Maksud & Tujuan
Kedua laptop dapat terhubung
4. Hasil yang di harapkan
Agar Laptop/router bisa saling terhubung

5. Alat & Bahan
  • PC/ Laptop
  • Koneksi Internet
  • RouterBoard RB941
  • Kabel Lan

B. Jangka Waktu Pelaksanaan
Jangka waktu dimulai dari jam 08.00 – 11.05 Wib.
C. Tahap Pelaksanaan
  • Yang pertama kita buat IP Static terlebih dahulu di kedua router nya
    R1 : 192.168.2.0/24
    R2 : 192.168.2.0/24

  • Setelah itu kita buat IP yang digunakan untuk connet agar router dapat saling terhubung.
    IP Address : 192.168.1.1/30
    Konfig di kedua router
  • Setelah itu kita setting Routes nya dengan Langkah seperti dibawah :
    R1 :  Klik Protocol IP -> Routes -> Dst-nat = 192.168.3.0/24 -> Gateway = 192.168.1.2
    R2 : Klik Protocol IP -> Routes -> Dst-nat = 192.168.2.0/24 -> Gateway =192.168.1.1
  • Sekarang kita ping dari R1 -> R2
    ping 192.168.2.3
  • Sekarang kita ping ke Ip router dari R1-.> R2
    Lakukan juga hal yang sama di router 2
D. Hasil yang di dapatkan
Sekarang kedua Routernya bisa saling terhubung

E. Referensi
Modul MTCNA
 
F. Kesimpulan
Apabila kita ingin belajar tentang Mikrotik, kita harus paham dulu tentang konfigurasi dasarnya.

Sekian dulu sharing saya kali ini & Semoga Bermanfaat
Wassalamualaikum Wr Wb

KONFIGURASI ROUTING STATIC DI MIKROTIK

- Copyright © WELCOME TO MY BLOG - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -